Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan ujian tertutup disertasi Program Doktor Ilmu Pangan. Kali ini, ujian diikuti oleh Novian Wely Asmoro (NIM 19/450461/STP/00256) yang mempresentasikan hasil penelitiannya bertajuk “Kombinasi Proses Hidrolisis Enzimatis dan Kimiawi pada Pembuatan Nanokristal Selulosa dari Tandan Kosong Kelapa Sawit”. Ujian berlangsung pada Selasa, 8 Juli 2025 pukul 09.00–12.00 WIB di Ruang Sidang (OR) lantai II FTP UGM.
Penelitian Novian mengangkat isu strategis terkait pemanfaatan limbah pertanian, khususnya tandan kosong kelapa sawit, menjadi bahan baku bernilai tinggi berupa nanokristal selulosa. Dengan pendekatan kombinasi proses hidrolisis enzimatis dan kimiawi, riset ini berpotensi mendukung pengembangan produk berkelanjutan dalam industri pangan maupun non-pangan, sejalan dengan semangat ekonomi sirkular.
Penelitian ini mengungkap potensi kara kratok warna coklat—kacang lokal yang kurang dimanfaatkan sebagai bahan pangan fungsional untuk menghambat aktivitas enzim HMG-KoA reduktase, yaitu enzim kunci dalam sintesis kolesterol. Tak hanya itu, Cahyo juga membuktikan perkecambahan dapat meningkatkan bioavailabilitas senyawa bioaktif, sehingga menjadikannya kandidat agen penurun kolesterol alami tanpa efek samping.