Menuju Gelar Doktor: Dea Tio Mareta Teliti Antioksidan Alami untuk Mayones

Pemanfaatan sumber daya hayati lokal sebagai bahan pangan fungsional terus berkembang menjadi fokus penting dalam riset ilmu pangan modern. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Ujian Tertutup Disertasi Program Doktor Ilmu Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) yang dijalani oleh Dea Tio Mareta sebagai bagian dari tahapan akhir pendidikan doktoral.

Dalam ujian tertutup tersebut, Dea Tio Mareta (NIM 21/476257/STP/00288) mempresentasikan hasil disertasinya yang berjudul “Potensi Bunga Senggani (Melastoma malabathricum) Ungu sebagai Sumber Antioksidan Alami dan Aplikasinya pada Mayones.” Penelitian ini mengangkat potensi bunga senggani ungu sebagai sumber senyawa antioksidan alami yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan produk pangan, khususnya pada formulasi mayones.

Kajian mengenai antioksidan alami menjadi semakin relevan seiring meningkatnya perhatian terhadap penggunaan bahan pangan yang lebih aman, alami, dan berkelanjutan. Bunga senggani (Melastoma malabathricum) diketahui memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan aktivitas antioksidan. Dalam penelitian ini, potensi tersebut dieksplorasi lebih lanjut untuk diaplikasikan pada produk emulsi pangan seperti mayones, dengan tujuan meningkatkan stabilitas sekaligus nilai fungsional produk.

Melalui penelitian yang dilakukan, promovenda mengkaji karakteristik senyawa aktif dari bunga senggani serta pengaruh aplikasinya terhadap kualitas dan stabilitas mayones. Pendekatan ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan pangan fungsional, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dalam industri pangan.

Pelaksanaan ujian tertutup disertasi berlangsung dalam suasana akademik yang dinamis melalui pemaparan hasil penelitian, diskusi ilmiah, serta pendalaman substansi oleh tim penguji. Forum ini menjadi tahap evaluasi penting untuk menilai kontribusi ilmiah, kebaruan penelitian, ketepatan metodologi, serta relevansi hasil riset terhadap perkembangan ilmu dan teknologi pangan.

Ujian dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. selaku Ketua Sidang, dengan bimbingan akademik dari Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M.Sc. sebagai Promotor, serta Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc. dan Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc. sebagai Co-Promotor. Tim penguji terdiri atas Rachma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., Ph.D., Prof. Dr. Ria Millati, S.T., M.T., Prof. Dr. Ir. Chatarina Lilis Suryani, S.T.P., M.P., Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr., dan Prof. Dr. Abdul Rohman, S.F.Apt., M.Si. .

Melalui pelaksanaan ujian tertutup ini, Dea Tio Mareta diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan pangan berbasis antioksidan alami serta mendukung inovasi produk pangan yang lebih sehat dan bernilai tambah. Penelitian yang diangkat juga menunjukkan potensi besar pemanfaatan biodiversitas lokal Indonesia dalam mendukung perkembangan ilmu pangan dan industri pangan berkelanjutan. (/mtt)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*