Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) kembali menyelenggarakan ujian komprehensif sebagai salah satu tahapan penting dalam proses studi doktoral. Kali ini, Nurwulan Purnasari (NIM 24/537068/STP/00349) menjadi peserta ujian yang memaparkan gagasan penelitiannya mengenai pemanfaatan bakteri dari madu klanceng sebagai agen probiotik dan parabrobiotik.
Dalam ujian yang berlangsung pada Jumat, 28 November 2025 di Ruang Sidang FTP UGM Lantai II, Nurwulan mempresentasikan proposal berjudul “Potensi Bakteri Asam Laktat yang Diisolasi dari Madu Klanceng sebagai Probiotik dan Parabrobiotik Agensia Antimikroba.” Penelitian ini menyoroti kemampuan bakteri asam laktat yang berasal dari madu klanceng—salah satu produk lebah tanpa sengat—untuk mendukung kesehatan pencernaan sekaligus berpotensi menghambat pertumbuhan mikroba yang merugikan.
Ujian dipimpin oleh Prof. Dr. Ria Millati, S.T., M.T. sebagai Ketua Sidang, dan didampingi oleh tim pembimbing serta penguji, yaitu:
-
Prof. Dr. Ir. Tyas Utami, M.Sc. (Promotor)
-
Dian Anggraini Suroto, S.T.P., M.P., M.Eng., Ph.D. (Co-Promotor)
-
Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D. (Co-Promotor)
-
Rachma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., Ph.D. (Penguji)
-
Dr.nat.tech. FMC Sigit Setyabudi, S.T.P., M.P. (Penguji)
-
Prof. Dr. Lily Arsanti Lestari, S.T.P., M.P. (Penguji)
Melalui penelitian ini, Nurwulan berharap dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan probiotik berbasis sumber alami lokal. Bakteri dari madu klanceng dinilai memiliki potensi besar sebagai alternatif baru dalam menjaga kesehatan usus maupun sebagai agen antimikroba untuk aplikasi pangan. Ujian komprehensif ini menjadi langkah penting bagi Nurwulan dalam melanjutkan proses penelitian disertasinya sekaligus memperdalam pemahaman teoritis dan metodologis di bidang Ilmu Pangan. (/mtt)