Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menyelenggarakan Ujian Tertutup Program Doktor bagi kandidat doktor, Zulman Efendi, pada Kamis, 17 Juli 2025. Ujian ini menjadi tahap krusial dalam mengevaluasi hasil penelitian disertasinya yang berjudul “Stabilitas dan Karakteristik Nanostructured Lipid Carrier Red Palm Oil (NLC-RPO) Kaya β-Karoten dan Aplikasinya dalam Minuman Mengandung Vitamin C”. Acara yang digelar di Ruang Sidang (OR) FTP UGM Lantai II, dihadiri oleh tim penguji yang terdiri dari sembilan profesor dan doktor pakar di bidang Ilmu Pangan. Dewan penguji tersebut dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc., dengan Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc. sebagai promotor, serta didampingi oleh dua co-promotor dan enam penguji lainnya yang berasal dari lingkungan UGM dan penguji dari luar UGM.
Penelitian yang dilakukan oleh Zulman Efendi ini fokus pada pengembangan sistem penghantaran nutrisi berbasis nano-teknologi, khususnya Nanostructured Lipid Carrier (NLC) yang memanfaatkan Red Palm Oil (Minyak Sawit Merah) sebagai sumber beta-karoten. Beta-karoten merupakan prekursor vitamin A yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun seringkali memiliki keterbatasan dalam stabilitas dan bioavailabilitas.
Dewan Penguji Ujian Tertutup Doktor Zulman Efendi:
-
Prof. Dr. Ir. Eni Harmayani, M.Sc. (Ketua Sidang)
-
Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc. (Promotor)
-
Prof. Dr. Ir. Supriyadi, M.Sc. (Co-Promotor)
-
Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M.Sc. (Co-Promotor)
-
Dr.ren.nat. Ronny Martien, M.Si. (Penguji)
-
Dr. Rini Yanti, S.T.P., M.P. (Penguji)
-
Dr. Arima Diah Setiowati, S.T.P., M.Sc. (Penguji)
-
Prof. Dr. Ir. Chusnul Hidayat (Penguji)
-
Prof. Dr. Ir. Ambar Rukmini, M.P. (Penguji)
Inovasi yang diusulkan dalam disertasi ini adalah mengenkapsulasi beta-karoten dari Red Palm Oil ke dalam partikel berukuran nano untuk melindunginya dari kerusakan dan meningkatkan penyerapannya oleh tubuh. Yang lebih menarik, penelitian ini tidak berhenti pada karakterisasinya saja, tetapi juga menguji aplikasi NLC-RPO tersebut dalam minuman yang mengandung Vitamin C. Kombinasi ini dinilai potensial secara sinergis untuk meningkatkan nilai gizi dan fungsi kesehatan dari produk minuman. Keberhasilan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi dunia ilmu pangan, khususnya dalam pengembangan functional food dan nutraceutical. Teknologi ini membuka peluang untuk menciptakan produk minuman fortifikasi yang tidak hanya kaya nutrisi tetapi juga memiliki stabilitas yang lebih baik selama penyimpanan.
Ujian tertutup ini merupakan proses akademik formal dimana kandidat doktor mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya di hadapan dewan penguji. Zulman Efendi, yang tercatat dengan NIM 18/435526/STP/00235, telah mempresentasikan dan menjawab segala pertanyaan dengan komprehensif untuk memperoleh gelar Doktor dalam Ilmu Pangan. (/mtt)