Ujian komprehensif merupakan salah satu tahapan penting dalam pendidikan doktoral untuk menilai kesiapan mahasiswa sebelum memasuki fase penelitian disertasi. Tahapan akademik ini dijalani oleh Hilda Novianty, mahasiswa Program Doktor Ilmu Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh atas penguasaan teori, metodologi, dan rencana penelitian yang akan dikembangkan.
Ujian komprehensif dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026, pukul 09.00–12.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang (OR) FTP UGM Lantai II. Dalam ujian tersebut, Hilda Novianty (NIM 24/533203/STP/00342) mempresentasikan proposal penelitian berjudul “Pengembangan dan Optimasi Proses Ekstraksi Minyak Biji Labu Kuning dengan Surfaktan Berbasis Air Berbantuan Gelombang Mikro serta Aplikasinya pada Sistem Emulsi.” Penelitian ini mengangkat pendekatan inovatif dalam pemanfaatan teknologi ekstraksi ramah lingkungan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas minyak nabati.
Proses ujian komprehensif mencakup pemaparan latar belakang penelitian, tujuan, metodologi, serta potensi kontribusi ilmiah dan aplikatif dari riset yang diusulkan. Melalui forum ini, mahasiswa diuji secara mendalam terkait pemahaman konseptual, ketepatan metode penelitian, serta relevansi topik dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan industri pangan. Diskusi antara mahasiswa dan tim penguji berlangsung secara intensif untuk memperkuat arah dan kedalaman penelitian yang akan dilaksanakan.
Ujian dipimpin oleh Prof. Dr. Ria Millati, S.T., M.T. selaku Ketua Sidang. Proses bimbingan akademik dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc. sebagai Promotor dan Dr. Arima Diah Setiowati, S.T.P., M.Sc. sebagai Co-Promotor. Tim penguji yang terlibat terdiri atas Dr. Rini Yanti, S.T.P., M.P., Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc., Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr., serta Prof. Dr. Abdul Rohman, S.F., M.Si., Apt., yang memberikan masukan konstruktif terhadap substansi proposal penelitian.
Melalui ujian komprehensif ini, mahasiswa diharapkan memperoleh penguatan akademik serta arahan strategis sebelum melanjutkan penelitian disertasi secara penuh. Topik yang diangkat dinilai memiliki potensi kontribusi dalam pengembangan teknologi ekstraksi minyak nabati yang lebih efisien, berkelanjutan, dan aplikatif dalam sistem pangan modern. (/mtt)