Pemanfaatan bahan pangan lokal yang dikombinasikan dengan senyawa bioaktif terus menjadi fokus pengembangan riset pangan fungsional. Hal ini tercermin dalam ujian komprehensif yang dijalani Umi Laila, mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), sebagai tahapan penting sebelum memasuki penelitian disertasi.
Ujian komprehensif dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 09.00–12.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang (OR) FTP UGM Lantai II. Dalam forum akademik tersebut, Umi Laila (NIM 24/533207/STP/00343) mempresentasikan proposal penelitian berjudul “Modifikasi Pati Kacang Gude (Cajanus cajan L.) dengan Ekstrak Polifenol Kulit Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) serta Pengaruhnya terhadap Sifat Fisik, Kecernaan secara In Vitro, dan Sensoris.”
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakteristik pati kacang gude melalui proses modifikasi menggunakan ekstrak polifenol dari kulit bawang merah, yang dikenal kaya senyawa antioksidan. Kombinasi dua bahan lokal tersebut diharapkan mampu menghasilkan pati termodifikasi dengan sifat fisik yang lebih baik, tingkat kecernaan yang terkendali, serta penerimaan sensoris yang baik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional.
Ujian komprehensif dipimpin oleh Prof. Dr. Ria Millati, S.T., M.T. selaku Ketua Sidang. Proses pembimbingan akademik dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc. sebagai Promotor dan Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc. sebagai Co-Promotor. Tim penguji yang terlibat terdiri atas Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr., Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr., Dr. Ir. Priyanto Triwitono, M.P., serta Prof. Dr. Ir. Dwiyati Pujimulyani, M.P., yang memberikan berbagai masukan untuk penyempurnaan rancangan penelitian.
Melalui ujian komprehensif ini, mahasiswa diuji tidak hanya dalam penguasaan teori dan metodologi penelitian, tetapi juga kemampuan mengintegrasikan aspek kimia pangan, gizi, dan sensoris dalam satu rancangan riset yang utuh. Topik yang diangkat dinilai relevan dengan pengembangan pangan berbasis sumber daya lokal serta upaya peningkatan nilai tambah hasil samping pertanian. (/mtt)