Di balik cita rasanya yang khas, salak ternyata menyimpan potensi besar sebagai sumber senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Potensi inilah yang menjadi titik tolak penelitian Dita Kristanti, mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), saat menjalani ujian komprehensif sebagai bagian penting dari tahapan akademik menuju penelitian disertasi.
Ujian komprehensif dilaksanakan pada Jumat, 19 Desember 2025, pukul 13.00–16.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang FTP UGM Lantai II. Dalam forum ilmiah tersebut, Dita Kristanti (NIM 24/547981/STP/00351) mempresentasikan rencana penelitian berjudul “Evaluasi Potensi Antioksidan dan Antidiabetik Asam Klorogenat dari Ekstrak Salak (Salacca zalacca) pada Kultur Sel yang Mengalami Stres Oksidatif.” Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji peran asam klorogenat sebagai senyawa aktif dalam mendukung pencegahan gangguan metabolik.
Asam klorogenat dikenal sebagai senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi membantu pengendalian kadar glukosa darah. Melalui pendekatan kultur sel yang mengalami stres oksidatif, penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran ilmiah mengenai mekanisme kerja senyawa tersebut dalam melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus mendukung aktivitas antidiabetik. Kajian ini menjadi relevan seiring meningkatnya prevalensi penyakit degeneratif, termasuk diabetes melitus.
Ujian dipimpin oleh Prof. Dr. Ria Millati, S.T., M.T. selaku Ketua Sidang. Dita dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc. sebagai Promotor, dengan Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D. dan Anastasia Wheni Indrianingsih, S.Si., M.Sc.Eng., Ph.D. sebagai Co-Promotor. Proses evaluasi juga melibatkan para penguji, yaitu Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc., Dr. Ir. Priyanto Triwitono, M.P., dan Prof. Dr. Lily Arsanti Lestari, S.T.P., M.P., yang memberikan masukan akademik untuk penyempurnaan arah dan metodologi penelitian.
Melalui ujian komprehensif ini, mahasiswa diuji tidak hanya dari sisi penguasaan konsep dan literatur ilmiah, tetapi juga kemampuan merancang penelitian yang relevan dan aplikatif. Topik yang diangkat dinilai memiliki potensi kontribusi penting dalam pengembangan pangan fungsional berbasis buah lokal, sekaligus mendukung pemanfaatan kekayaan hayati Indonesia dalam bidang kesehatan.
Ujian komprehensif merupakan salah satu tahapan krusial dalam pendidikan doktoral sebelum mahasiswa memasuki fase penelitian disertasi secara penuh. Dengan terlaksananya ujian ini, Dita Kristanti diharapkan dapat melanjutkan penelitiannya secara lebih terarah dan mendalam, serta memberikan kontribusi ilmiah bagi pengembangan ilmu dan teknologi pangan, khususnya terkait senyawa bioaktif dan pencegahan penyakit metabolik. (/mtt)